DAMKAR PADAMKAN API KEBAKARAN LIMA LOS PASAR PULAU PAYUNG
Pasar Pulau Payung Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko pada Minggu 16 Agustus 2026 dini hari mengalami Kebakaran Hebat.
Laporan kebakaran diterima oleh Damkar Kabupaten Mukomuko melalui Pos Damkar Ipuh pada pukul 00.30 WIB dini hari. Sekitar 5 menit, Regu Pemadam Kebakaran dari Pos Damkar Ipuh tiba dilokasi kebakaran. Kobaran api dengan cepat membesar dan membakar los pasar pasar yang berada dikawasan tersebut. Sebanyak lima los ludes dilalap si jago merah. Regu Pemadam Kebakaran Pos Ipuh yang di ketua oleh Feri Irfan berjuang untuk memadamkan api. Hingga pagi hari regu pemadam kebakaran pos ipuh masih melakukan Upaya pemadaman dan memastikan tidak ada lagi titik api yang dapat memicu kebakaran susulan yang akan membakar los pasar lainnya.
Api baru dapat dipadamkan pada pukul 06.00 WIB dan segera dilakukan pendinginan pada Lokasi yang terbakar. Dengan demikian proses pemadaman api berlangsung kurang lebih selama lima jam sejak regu pemadam mulai memadamkan api.
Komandan Regu Pos Damkar Ipuh Feri Irfan menyampaikan bahwa Regu Pemadam Ipuh telah maksimal dalam melakukan pemadam kebakaran. “kami telah berusaha keras untuk memadamkan api, tapi api begitu cepat membesar dikarenakan bangunan los pasar begitu rapat dan banyak barang-barang yang mudah terbakar di dalam los tersebut. Hingga lima jam kami berjuang memadamkan api sampai pendinginan unutk memastikan tidak ada lagi titik api di los yang terbakar”
Kebakaran tersebut membuat lima los pasar tidak dapat lagi digunakan, besarnya kerugian akibat kebakaran ini belum dapat dipastikan, perkiraan kerugian ratusan juta rupiah mengingat los tersbut berisi barang barang kebutuhan rumah tangga seperti sembako.
Kepala Dinas Pemadam Kebaran dan Penyelamatan Kabupaten Mukomuko Juni Kurnia Diana, S.AP membenarkan kejadian kebakaran yang melanda Pasar Pulau Payung dari laporan Regu Pemadam Kebakaran. Penyebab terjadinya kebaran belum diketahui pasti, perkiraan sementara akibat konsleting Listrik. Disampaikan Kepala Dinas Damkar untuk sementara memastikan Lokasi kebakaran benar-benar aman dan tidak ada lagi titik api, selanjutnya penanganan terhadap para pedagang yang terdampak juga perlu menjadi perhatian Bersama, agar roda perekonomian dan kondisi pasar tidak berhenti dari aktifitas akibat kejadian tersebut.